Follow Dashboard
You love music too?

TITLE; :. Ketika Allah Mencipatakan Wanita .:
Wednesday, 15 August 2012 | 22:12 | 0 comments
Ketika Allah menciptakan wanita,,,

Malaikat datang dan bertanya,
"Mengapa begitu lama, Tuhan?"

Tuhan menjawab, "Sudahkah
kamu lihat semua detik yang AKU
ciptakan untuknya?"
Dua tangan mesti di bersihkan,
setidaknya terdiri dari 200
bahagian yang boleh di gerakan
& berfungsi baik agar dapat
mengolah berbagai jenis
makanan...

Mampu memberikan
kenyamanan bagi anak-anaknya...

Mempunyai pelukan yang
menyembuhkan rasa sakit hati &
kesengsaraan...

Dan semuanya cukup di lakukan
dengan kedua tangan ini...

Malaikat menjawab, "Hanya
dengan dua tangan ini?"
"Tetapi...,Engkau membuatnya
begitu halus & lembut"

"Ya..., AKU membuatnya begitu
lembut, tapi kamu belum dapat
bayangkan kekuatan yang AKU
berikan kepadanya agar ia dapat
mengatasi banyak hal luar biasa"

"Apakah dia mampu berfikir?"
Tanya Malaikat

Tuhan menjawab, "Tidak hanya berfikir, dia juga mampu
berunding dan mengutarakan pendapatnya

Malaikat itu menyentuh dadanya,
"Tuhan, Engkau buat ciptaan ini kelihatan lemah & rapuh,
seolah banyak sekali beban untuknya"

"Itu bukan kerapuhan, itu air mata.
AKU berikan padanya supaya dia boleh
mengekspresikan kegembiraan,cinta, kesepian,
penderitaan, dan rasa bangga"

"Engkau memikirkan segala
sesuatunya, wanita ciptaan-Mu ini
sungguh menakjubkan"

"Ya....., Harus...!!! Wanita ini
mempunyai kekuatan untuk mempersona lelaki...

Dia dapat mengatasi beban hidup, mampu menyimpan
 kebahagiaan dan pendapatnya sendiri...

Mampu tersenyum bahkan ketika
hatinya menjerit...

Mampu tertawa saat hatinya
menangis...

Dia boleh berkorban demi orang
yang di kasihinya...

Dia boleh melawan ketidakadilan...

Dia bersorak disaat melihat
temannya bahagia...

Hatinya terluka saat melihat
kesedihan...

Dia tahu sebuah ciuman &
pelukan dapat menyembuhkan luka...

"CINTANYA TANPA SYARAT"

Malaikat sangat kagum, "Lalu apa kekurangannya?"

Tuhan menjawab,
"Hanya satu hal.....,
 Dia terkadang lupa betapa berharganya dia"


Old things | New things